Mungkin kamu tak menyadari, tetapi menopause dan berat badan sebenarnya berjalan beriringan. Ini berkat adanya kombinasi kompak dari penurunan hormon estrogen, melambatnya metabolisme serta gaya hidup tidak sehat seperti pola makan yang buruk dan olahraga yang tak teratur.
Sebuah penelitian yang datang dari University of Pittsburgh menunjukkan adanya hubungan antara pola makan wanita pasca menopause dengan berat badan. Melansir dari prevention.com, berikut ini merupakan deretan lima kesalahan pola makan yang dilakukan wanita saat mengalami masa menopause.
1.Mengonsumsi makanan bebas lemak
Untuk beberapa alasan makanan rendah atau bahkan bebas lemak adalah berita buruk bagi wanita yang telah mengalami masa menopause. Alasan pertama adalah tubuh membutuhkan lemak sehat untuk memerangi penyakit jantung. Ini karena, wanita pada masa menopause akan mengalami penurunan kadar estrogen yang menyebabkan dirinya berada dalam risiko penyakit jantung yang lebih tinggi. Terlebih lagi jika itu dikombinasikan dengan pola makan yang buruk dan kurang melakukan olahraga.
Alasan kedua adalah dengan mengonsumsi makanan yang bebas lemak seperti salad atau selai kacang, kamu justru akan mengumpulkan gula. Ini tentu saja tak baik untuk berat badan, energi dan bahkan kesehatan kamu secara keseluruhan. Sebagai rekomendasi kamu harus tetap mendapatkan asupan lemak baik, yang bisa kamu dapatkan dari sumber lemak yang juga kaya akan vitamin E, antioksidan dan omega-3. Kamu bisa mendapatkannya dari kacang-kacangan, ikan dan alpukat.
2.Konsumsi kalsium berlebihan
Kalsium memang penting untuk menjaga kesehatan tulang. Hanya saja jika kamu mengonsumsi kalsium, baik melalui makanan sehat ataupun suplemen lebih dari 1.000mg sehari, maka kepadatan tulang kamu justru akan menurun setelah masa menopause. Asupan kalsium secara berlebihan justru membawa risiko kesehatan seperti batu ginjal, sembelit, dan bahkan penyakit jantung.
Untuk itu, akan lebih bijaksana jika kamu melindungi kesehatan tulang kamu dengan mengonsumsi makanan kaya kalsium seperti sayuran berdaun hijau gelap, almond dan juga susu kelapa. Selain itu, cara lain yang bisa kamu gunakan adalah dengan melakukan latihan untuk menjaga kekuatannya.
3.Mengonsumsi produk kedelai olahan
Kedelai mengandung sumber protein nabati dan serat yang mengandung senyawa yang mirip dengan estrogen dalam tubuh. Kedelai dalam bentuk utuh seperti edamame, tahu atau bahkan miso kedelai menawarkan manfaat sehatnya bagi tubuh.
Bubuk protein atau produk kedelai yang diolah tidak sebaik kedelai dalam bentuk utuh. Bahkan makanan tersebut dapat berefek buruk bagi kesehatan wanita terkait dengan tiroid, atau kanker payudara. Ini karena kandungan dalam produk olahan kedelai mampu memicu hormon yang meningkatkan risiko kanker berbasis estrogen. Oleh karena itu cara terbaik untuk mendapatkan kekayaan nutrisi kedelai adalah mengonsumsinya dalam bentuk yang utuh.
4.Mengatasi ketidakstabilan emosi dengan makan
Peralihan pada masa menopause dapat menyebabkan perubahan emosi yang intens pada wanita. Salah satu cara yang banyak dilakukan untuk mengatasi emosi yang tak beraturan ini adalah dengan mengonsumsi makanan. Sayangnya, pada masa post menopause pun kebiasaan makan berlebihan ini akan tetap dipertahankan. Tentu saja ini dapat memicu kelebihan berat badan. Selain itu, hal ini juga dapat menurunkan energi kamu serta membuat kondisi emosional kamu semakin tak terkendali.
Jangan alihkan kondisi emosional yang tak beraturan tersebut dengan makan, karena ada banyak cara lain yang bisa kamu lakukan. Kamu bisa mengatasinya dengan berolahraga, berbincang-bincang dengan teman, atau melakukan latihan meditasi. Cara-cara ini akan lebih efektif untuk mengatasi kondisi emosional yang tak stabil.
5.Kurang minum air putih
Apakah kamu telah mendapatkan asupan air yang cukup hari ini? Tak dipungkiri sebagian besar tubuh kita terdiri dari air. Hal ini pulalah yang membuat tubuh sangat memerlukan asupan air yang cukup untuk dapat bekerja dengan baik. Hanya saja, pada wanita menopause hal ini seringkali diabaikan. Kurangnya asupan air putih memungkinkan kamu menginginkan makanan dengan garam dan gula yang banyak (makanan asin dan manis).
Kebanyakan wanita tidak menyadari adanya hubungan yang erat antara hidrasi dan metabolisme. Akibatnya, banyak wanita menyalahartikan haus (dehidrasi) dengan rasa lapar. Akhirnya yang mereka lakukan adalah memilih mengonsumsi makanan dibandingkan dengan minum. Jadi, jangan terkejut jika berat badan kamu menunjukkan angka yang tinggi.
Sabtu, 26 November 2016
Home »
Serba-Serbi
» 5 Kesalahan pola makan yang dilakukan wanita menopause
5 Kesalahan pola makan yang dilakukan wanita menopause
Related Posts:
Ini 5 cara madu turunkan berat badan dengan manis Berat badan adalah hal pertama yang mungkin menyita pikiran Anda terutama jika Anda merasa tidak puas dengan bentuk tubuh dan berat badan yang Anda miliki saat ini. Saat berat badan naik, tentu saja Anda berusaha sekuat ten… Read More
Khasiat Kunyit Putih, Mengobati Segala Jenis Kanker Jaman sekarang masyarakat masih banyak yang menggunakan Obat herbal atau obat alami dari tumbuh-tumbuhan dalam usaha atau proses untuk menyembuhkan penyakitnya, kebanyakan mereka yang sudah jenuh dengan pengobatan secara me… Read More
Tinggalkan garam! 5 Bahan makanan alami ini bikin rasa masakan asin Garam adalah komponen utama untuk membumbui makanan yang Anda masak. Jika digunakan dalam komposisi yang tetap, maka garap bisa memberikan rasa yang pas. Namun jika berlebihan, maka masakan tentu saja akan berasa terlalu as… Read More
Tips Ampuh Mengecilkan Lengan Yang Besar Tubuh yang ideal adalah dambaan setiap orang, apalagi kaum hawa. Memiliki kulit yang putih bersinar, tubuh yang langsing, kaki panjang yang indah , perut langsing, lengan singset atletis serta paha yang ramping adalah beber… Read More
Manakah Yang Lebih Baik, Cukur Atau Waxing Memiliki kulit halus dan cerah memang idaman setiap wanita. Namun, adanya bulu halus di sekitar kulit kadang mengganggu penampilan dan mengurangi rasa percaya diri kita. Biasanya, rambut halus ini dihilangkan dengan mencuku… Read More
0 komentar:
Posting Komentar