Tips Perawatan Kecantikan Dan Kesehatan

Informasi Pasang Iklan, Silahkan hubungi team advertising kami (Wa: 082165725806)

Seputar Kecantikan Wajah

Informasi Pasang Iklan, Silahkan hubungi team advertising kami (Wa: 082165725806)

Seputar Kesehatan Tubuh

Informasi Pasang Iklan, Silahkan hubungi team advertising kami (Wa: 082165725806)

Relationship

Informasi Pasang Iklan, Silahkan hubungi team advertising kami (Wa: 082165725806)

Serba-Serbi

Informasi Pasang Iklan, Silahkan hubungi team advertising kami (Wa: 082165725806)

Kamis, 02 Maret 2017

Cara Diet Detoks dengan Buah Lemon

Buah lemon memang dipercaya orang untuk merawat kecantikannya, seperti melakukan perawatan kulit, rambut, dan menurunkan berat badan. Buah yang berbentuk lonjong dan berwarna kuning ini memang dimanfaatkan oleh banyak orang khususnya wanita.
Jika dikonsumsi untuk diet, maka seringkali air lemon diminum dan dicampurkan dengan madu. Bukan hanya untuk kecantikan saja, tapi buah lemon ternyata juga bermanfaat untuk kesehatan. Kabarnya, buah yang masih keluarga jeruk ini bermanfaat untuk membantu memperlancar pencernaan, mencukupi kebutuhan vitamin C, dan memerangi radikal bebas dalam tubuh.

Lalu, apakah Anda ingin menurunkan berat badan dengan lemon? Menurunkan berat badan dengan mengonsumsi lemon memang ampuh asalkan memanfaatkan atau melakukannya dengan benar. Mau tahu bagimana tata cara pemakaiannya untuk menurunkan berat badan?

berikut cara diet detoks dengan buah lemon:

1. Detoks dalam satu minggu
Detoks merupakan salah satu cara untuk menurunkan berat badan. Untuk melakukan detoks, Anda bisa mengonsumsi buah lemon. Pada saat melakukan detoks, sebaiknya jangan mengonsumsi nasi atau gandum selama satu minggu. Anda bisa mengonsumsi kentang atau ketela rambat saja agar karbohidrat tetap terpenuhi. Lalu, Anda bisa menambahkan sari jeruk lemon saat mengonsumsi sayuran dan lauk pauk.

2. Jangan mengonsumsi makanan berbumbu dan bersantan
Pada saat menjalankan detoks lemon, Anda juga disarankan untuk menghindari makanan berbumbu dan bersantan. Makanan yang berbumbu dan bersantan itu bisa meningkatkan racun di dalam tubuh sehingga berat badan jadi sulit turun.

3. Perbanyak meminum air
Alangkah baiknya Anda perbanyak meminum air saat menjalankan detoks. Meminum air bisa membantu membersihkan sistem pencernaan dan membuat Anda kenyang lebih lama. Selain meminum air, Anda juga bisa mengonsumsi makanan yang berkuah.

Itulah cara diet detoks dengan buah lemon. Air perasan lemon dan madu juga bisa Anda minum setelah makan siang. Ketahuilah bahwa kedua bahan alami tersebut sangat efektif untuk membantu menurunkan berat badan dengan cara memaksimalkan pembakaran lemak tubuh. Jika menjalankan detoks, maka pastikan Anda menggunakan lemon, bukan jeruk nipis. Karena pada umumnya lemon tidak asam dan tidak menyebabkan masalah pada lambung.

Bagaimana, Anda ingin menurunkan berat badan dengan buah lemon?

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Mau produk jualan kamu di iklankan disini, Silahkan kirimkan penawaran iklanmu kepada kami melalui contact:
-Contact: 082165725806
-Email: kriz.stmt@ymail.com

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/PortalBeritaKecantikanGifiskincare)

5 Ciri Wanita Terkena Kanker Serviks

Kanker serviks masih menjadi sebuah penyakit yang ditakuti sebagian besar wanita karena menyebabkan kematian. Human Papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab kematian terbanyak pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18.
Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah, antara kemaluan wanita dan rahim. Terdapat sejumlah gejala dari kanker serviks yang sangat umum dan terkadang membuat seseorang salah menafsirkan jenis penyakit yang dideritanya itu.
Apa saja gejala-gejala tersebut?

berikut 5 ciri wanita terkena kanker serviks:

1. Pendarahan yang tidak normal
Wanita yang mengalami kanker serviks biasanya mengalami pendarahan yang tidak normal dari vagina. Pendarahan tersebut bisa berat atau ringan yang berlangsung selama satu bulan atau lebih. Untuk mengeceknya, coba perhatikan pada saat Anda menstruasi. Jika waktu menstruasi lebih lama dari biasanya dan masih banyak darah yang keluar, maka berhati-hatilah bisa jadi hal tersebut merupakan salah satu gejala kanker serviks.

2. Nyeri panggul
Sejumlah wanita biasanya akan mengalami nyeri panggul saat sedang menstruasi. Hal tersebut merupakan keluhan yang normal. Akan tetapi, Anda patut waspada jika nyeri panggul terjadi di waktu lain. Ketahuilah bahwa wanita yang menderita kanker serviks biasanya mengalami nyeri panggul selama berjam-jam. Rasa sakit yang dirasa itu bisa berupa nyeri yang ringan hingga parah.

3. Nyeri saat buang air kecil
Penderita kanker serviks stadium lanjut kandung kemihnya akan terasa sakit atau nyeri saat buang air kecil. Hal tersebut biasanya terjadi pada saat kanker telah menyebar ke kandung kemih.

4. Mengeluarkan cairan berlebihan
Jika terdapat cairan atau keputihan berlebihan di vagina yang berbau busuk, tebal, atau mengandung lendir, maka sebaiknya Anda segera mengonsultasikannya pada dokter. Namun, hal tersebut tergantung pada patofisiologi tubuh karena setiap wanita berbeda dengan wanita lainnya. Jika terjadi keputihan yang mencurigakan, maka segeralah berkonsultasi untuk mendapatkan penanganan dari sang dokter.

5. Merasa sakit dan terjadi pendarahan saat berhubungan seks
Ciri lain yang menunjukkan bahwa seorang wanita terkena kanker serviks adalah muncul rasa sakit saat berhubungan seks dan pendarahan akibat berhubungan seksual. Hal tersebut disebabkan oleh iritasi pada leher rahim saat berhubungan seks.

Itulah ciri-ciri wanita yang terkena kanker serviks. Jika merasakan ciri-ciri tersebut, maka sebaiknya Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter. Untuk memastikan apakah Anda terkena kanker serviks atau tidak, cobalah melakukan pemeriksaan mulut rahim dengan menggunakan kamera pembesar.

Kanker serviks membutuhkan proses yang panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, para wanita disarankan untuk melakukan beberapa pencegahan, seperti melakukan tes pap smear setidaknya dua tahun sekali, melakukan tes IVA, dan lain sebagainya.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Tipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Mau produk jualan kamu di iklankan disini, Silahkan kirimkan penawaran iklanmu kepada kami melalui contact:
-Contact: 082165725806
-Email: kriz.stmt@ymail.com

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/Tipsperawatankecantikandankesehatan)

Yuk, sehatkan tubuh lewat 7 titik refleksi di tangan

Saat mendengar kata refleksi, pasti hal yang selama ini Anda kenal adalah refleksi kaki. Ya, memang benar bahwa refleksi kaki cukup populer dibandingkan dengan refleksi jari tangan. Sebab dikatakan bahwa di telapak kaki terdapat lebih banyak titik refleksi dibandingkan dengan jari atau telapak tangan. Walaupun begitu, tetap tak ada salahnya jika Anda pun belajar tentang titik-titik refleksi yang ada di jari tangan.
Penasaran titik refleksi apa saja yang terdapat di jari tangan? Dilansir dari boldsky.com, berikut adalah penjelasannya.

1.Jempol
Jempol, si ibu jari ini ternyata saat dipijit mampu meredakan sakit kepala Anda. Saat Anda sedang depresi atau gugup pun, cobalah untuk memijat jempol secara perlahan. Lakukan pijatan lembut di jempol sekitar tiga sampai empat kali atau sampai Anda merasa santai.
Selain mampu untuk meredakan ketegangan, pijatan di jempol juga terkait dengan kesehatan limpa dan lambung Anda. Jadi, jika Anda sedang merasa sakit di lambung atau sekitaran limpa, cobalah memijat jempol hingga Anda merasa lebih baik.

2.Jari telunjuk
Selain jempol, jari telunjuk juga memiliki keterkaitan dengan rasa takut ataupun bingung. Sehingga saat Anda merasa bingung, cobalah untuk memijat jempol Anda dengan pelan.
Penelitian kesehatan lainnya menunjukkan bahwa memijat telunjuk mampu memperbaiki kondisi kesehatan pasien dengan penyakit ginjal. Selain itu memijat jari telunjuk juga bermanfaat bagi Anda yang sedang menderita sakit punggung, nyeri otot, atau bahkan rasa tidak nyaman di tungkai Anda. Pijatlah perlahan untuk meredakan nyeri tersebut.

3.Jari tengah
Anda merasa lelah, capek, dan emosi yang bercampur jadi satu? Pijatlah jari tengah Anda. Menurut beberapa penelitian memijat lembut jari tengah Anda bisa menghilangkan rasa sakit, peradangan, masalah lever, dan sirkulasi darah yang terganggu.
Lebih lanjut, sedikit pijatan lembut di jari tengah juga dapat membuat Anda merasa tenang saat Anda marah ataupun jengkel. Sebab pijatan ini akan menormalkan tekanan darah Anda hingga Anda pun merasa lebih santai.

4.Jari manis
Jari manis ternyata tak hanya menjadi tempat yang strategis untuk sebuah cincin yang indah saja. Sebab memijat jari manis mampu meredakan masalah pencernaan yang mengganggu Anda.
Selain itu memijat jari manis juga bisa menjadi obat utama untuk membuat semua pikiran negatif dan kebingungan Anda. Memijat jari manis dengan mengatur pernapasan mampu mengurangi nyeri dada dan bisa membuat Anda lebih santai dan tenang.

5.Jari kelingking
Mereka atau Anda yang memiliki sifat terlalu sensitif, takut, atau tidak percaya diri disarankan untuk lebih sering memijat kelingking Anda ketika perasaan tersebut datang. Sebab tindakan ini mampu membuat Anda mengeluarkan semua energi negatif yang ada dalam diri Anda. Ketika hal-hal negatif tersebut hilang, maka semua perasaan tidak percaya diri juga akan hilang. Sehingga Anda akan menjadi pribadi yang lebih kuat, percaya diri, dan lebih tenang.

6.Telapak tangan
Selain jari-jari, memijat telapak tangan pun mampu memberikan manfaat untuk kesehatan tubuh Anda. Caranya adalah dengan menggosok telapak tangan dengan lembut disertai dengan gerakan memutar menggunakan telapak tangan di sisi lain. Kemudian tekan secara perlahan pusat telapak tangan Anda sambil aturlah napas sebanyak 3 kali atau lebih. Gerakan ini sendiri mampu mengurangi mual, gugup, dan sembelit. Bahkan gerakan sederhana ini mampu memberikan manfaat besar untuk pasien kanker yang sedang menjalani pengobatan.

7.Tangan
Beralih dari jari dan telapak tangan, Anda bisa melangkah ke tangan Anda. Memijat perlahan mulai dari lengan dan berakhir di pusat telapak tangan mampu meningkatkan aliran darah ke usus dan ginjal. Sehingga kedua organ vital ini pun terjaga dengan baik.
Selain mampu menguatkan usus dan ginjal, pijatan di arena ini juga mampu meningkatkan kekuatan dan kepercayaan diri Anda. Jadi Anda sering merasa minder? Cobalah cara ini untuk membuat Anda lebih percaya diri.

Pijatan di titik refleksi mampu membantu Anda dalam mencegah penyakit kronis yang mengintai. Namun jika penyakit Anda sudah terlalu parah, Anda tetap harus berkonsultasi pada dokter untuk menyingkirkan penyakit serius tersebut.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Official Resmi Blog kami :
{https://tipsperawatankecantikandankesehatan.blogspot.co.id/}

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/PortalBeritaKecantikanGifiskincare)

Selesai olahraga, lebih baik mandi dengan air dingin atau air panas?

Dalam upaya meningkatkan kesehatan tubuh, Anda pun mulai rutin untuk berolahraga. Entah itu jalan cepat, lari, atau bahkan angkat beban.
Sesudah berolahraga, tentu saja tubuh jadi berkeringat. Ada orang yang suka berkeringat, namun tak sedikit pula yang tidak menyukainya. Sebab berkeringat membuat tubuh mereka jadi terasa lengket.

Pertanyaannya, setelah berolahraga lebih baik mandi dengan air dingin atau dengan air panas? Sebab ada yang bilang bahwa mandi dengan air panas bisa membuat otot rileks dibandingkan dengan air dingin. Namun ada pula yang bilang bahwa mandi dengan air dingin lebih menyegarkan. Lantas, mana yang benar?

Dikutip dari penelitian yang dipublikasikan di European Journal of Applied Physiology ditemukan bahwa ternyata mandi dengan air dingin dan air panas secara bergantian dapat mengurangi pegal-pegal akibat olahraga dibandingkan dengan air dingin atau air panas saja. Jadi, setelah mandi dengan air panas, Anda bisa langsung mandi dengan air dingin. Begitu pula sebaliknya. Namun bila di rumah atau di gym tidak ada fasilitas tersebut, Anda tidak perlu khawatir. Sebab masih dari penelitian yang sama, disebutkan bahwa air dingin lebih ampuh untuk mempercepat pemulihan otot daripada air panas.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Tipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Official Resmi Blog kami :
{https://tipsperawatankecantikandankesehatan.blogspot.co.id/}

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/Tipsperawatankecantikandankesehatan)