Jumat, 07 Oktober 2016

Kuteks Berbahaya untuk Tubuh, Benarkah

Memakai cat kuku atau kuteks memang menyenangkan untuk setiap perempuan, sebab selain memberi warna pada penampilan, sekaligus dapat membuat kuku terlihat cantik juga. Malah terkadang, frekuensi pergantian warna
kuteks dan kreasi seni pada kuku yang kerap dilakukan, dapat mengatasi kebosanan penampilan. Namun, ternyata dari beberapa hasil penelitian, ada anjuran untuk tidak terlalu sering mewarnai dengan kuteks karena dapat merusak kesehatan kuku.

Kuteks merupakan produk kosmetika yang sepenuhnya dibuat dari bahan kimia.
Aroma yang dikeluarkan saat menggunakan pewarna kuku ini pun berisiko. Selain itu, cairan penghapusnya juga dapat menimbulkan bahaya kesehatan.

Menurut dr. Michael F Roizen, M.D. dan Mehmet C Oz, M.D, seorang penulis buku
“YOU: The Owner’s Manual for Teens: A Guide to a Healthy Body and Happy Life, tidak sedikit bahan kimia beracun yang terkandung dalam sebuah pewarna kuku. Ini tentu saja berbahaya tidak hanya bagi kuku, tapi juga untuk anggota tubuh lainnya.

Phthalates yang digunakan sebagai pelarut untuk warna, dianggap cukup berbahaya untuk sistem saraf. Aseton dan toluene, yang menjaga warna tetap cair, menguap dengan cepat dan mengisi udara dengan kandungan racun yang berisiko bagi sistem pernapasan. Adapun benzofenon yang terkandung di dalamnya dapat menyebabkan kanker.

Dokter Roizen dan Oz juga menyarankan agar tidak mengganti kuteks beberapa
kali dalam seminggu. Sebab, biasanya para remaja dan perempuan yang mementingkan penampilan kerap melakukan hal ini. Di samping itu, sebaiknya tidak gunakan cairan penghapus kuteks lebih dari dua kali dalam sebulan. Memberikan jeda waktu untuk lapisan kuku bernafas sebelum memulas warna atau kreasi kuku baru sangat disarankan.

“Jika perlu menggunakan cairan penghapus pewarna kuku, hindari yang mengandung aseton tinggi. Zat ini akan membuat kering dan membahayakan kesehatan kuku. Penggunaan aseton yang berlebihan sakan memberi dampak negatif dan berakibat fatal bagi mata, saraf, bahkan paru-paru Anda,” ujar dr Roizen dan dr Oz.

Related Posts:

  • 5 Jenis diet ini terkenal mampu turunkan berat badan dengan cepat Saat Anda menderita kelebihan berat badan, tentu saja diet menjadi cara umum yang ditempuh. Dan mungkin saja Anda akan menjadi bingung akan banyaknya macam jenis diet yang beredar saat ini. Semuanya sama-sama mengklaim bahw… Read More
  • Jangan Makan 9 Makanan Lezat Ini Saat Hamil Wanita yang sedang hamil memang harus ekstra waspada terhadap setiap makanan yang dikonsumsi serta aktivitas yang sedang dilakukan. Kendala utama yang dihadapi para wanita hamil adalah setiap makanan yang masuk ke dalam per… Read More
  • 4 Manfaat Madu Untuk Kecantikan dan Kesehatan Madu, kita ketahui memiliki banyak khasiat yang luar biasa untuk kesehatan dan kecantikan. Ini karena madu memiliki berbagai macam kandungan vitamin dan antibiotik alami. Oleh sebab itu, madu seringkali menjadi bahan campu… Read More
  • Cara Mengatasi Kaki Bengkak Saat Hamil Pembengkakan yang terjadi di bagian kaki umum terjadi pada wanita hamil. Namun, terkadang kejadian seperti ini sering membuat para wanita jadi merasa takut dan khawatir. Sebenarnya apa sih yang menyebabkan kaki jadi bengkak… Read More
  • Inilah Tips Untuk Kulit Bebas Bulu  Tak diingkari, keberadaan bulu pada kulit sering kali dianggap mengurangi kecantikan. Perawatan untuk menghilangkan bulu atau rambut di tubuh agar terlihat lebih cantik memang sah-sah saja dilakukan.Namun, cara aman k… Read More

0 komentar:

Posting Komentar