Terlalu memikirkan situasi dan tidur tak nyenyak serta kurangnya tidur bisa menempatkan seseorang pada risiko terkena alzheimer di kemudian hari. Pernyataan tersebut didasarkan pada hasil penelitian yang diterbitkan dalam Alzheimer Disease and Associated Disorders, baru-baru ini.
Seperti yang kita ketahui bahwa alzheimer merupakan bentuk paling umum dari demensia. Alzheimer ditandai dengan gangguan pada ingatan, kemampuan kognitif (berpikir) yang menurun, termasuk juga gangguan pada kemampuan bahasa. Kondisi ini tentu saja menjadi gangguan besar bagi seseorang untuk melakukan kegiatan sehari-hari, seperti halnya stres yang saat ini telah mewabah di mana-mana.
Berbicara mengenai stres, selain menjadi akar beberapa masalah kesehatan seperti insomnia, depresi dan tekanan darah tinggi, kini stres bahkan telah dikaitkan dengan gangguan kognitif ringan pada orang tua dewasa yang lebih tua. Gangguan kognitif ringan tau yang dikenal juga dengan mild cognitive impairment (MCI) merupakan gejala awal alzheimer. Dalam studi yang baru-baru ini dipublikasikan, para peneliti menemukan bahwa orang-orang dengan stres tinggi memiliki dua kali kemungkinan lebih besar mengembangkan penyakit neurodegeneratif.
Melansir dari medicaldaily.com, Dr.Richard Lipton mengatakan bahwa studi tersebut menyediakan bukti kuat bahwa stres meningkatkan kemungkinan seseorang dengan usia yang lebih tua mengembangkan gangguan kognitif ringan. Yang menarik adalah, para peneliti meyakini bahwa stres bisa dimanfaatkan sebagai faktor risiko yang dapat dimodifikasi untuk perbaikan kemampuan kognitif, dengan membuat stres menjadi target potensial pengobatan.
Dalam studi tersebut, para peneliti menggunakan data yang melibatkan lebih dari 500 orang dewasa yang berusia minimal 70 tahun sebagai peserta penelitian. Para peneliti melibatkan mereka untuk menguji hubungan antara stres kronis dan gangguan kognitif ringan amnestik atau yang dikenal juga dengan amnestic mild cognitive impairment (aMCI). Ini adalah jenis paling umum dari gangguan kognitif ringan yang memengaruhi memori. Pada awal penelitian semua peserta penelitian terbebas dari amnesia (aMCI) atau demensia. Para peneliti mengikuti perkembangan para peserta selama empat tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat stres yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko aMCI yang lebih besar. Sayangnya, penelitian ini masih belum menemukan hubungan sebab akibat antara aMCI dan stres. Penelitian yang bersifat observasional ini hanya sebagai informasi awal mengenai hubungan yang ada antara stres dan aMCI.
Tetapi, penelitian ini masih belum bisa menunjukkan apakah stres menjadi penyebab aMCI. Para peneliti mengatakan bahwa timbulnya alzheimer dapat ditunda atau bahkan dicegah jika stres dapat dideteksi dan diobati sejak dini pada orang berusia lanjut.
★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Tipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.
Minggu, 04 Desember 2016
Home »
Seputar Kesehatan Tubuh
» Kelola stres bisa bantu cegah alzheimer?
Kelola stres bisa bantu cegah alzheimer?
Related Posts:
Tenggorokan gatal dan nyeri? Coba makan ini! Sakit tenggorokan dapat disebabkan oleh infeksi bakteri yang membuat kita merasa tidak nyaman saat makan. Untuk meredakan sakit tenggorokan, ada beberapa makanan yang bisa Anda santap. Nah, berikut adalah lima makanan yang … Read More
6 Makanan menggugah selera ini sangat 'dibenci' jantung Serangan jantung terjadi akibat penyumbatan di aliran darah ke jantung, yang kemudian membuat sel-sel jantung mati. Hal itu bisa disebabkan oleh kebiasaan merokok, makanan tinggi kalori, natrium dan lemak jenuh. Berikut ada… Read More
Ini 5 hal yang terjadi pada tubuh saat keseringan SMS-an Di tengah masa modern seperti saat ini, pemakaian gadget atau alat teknologi pasti tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia. Sebab gadget yang dimiliki akan memudahkan manusia untuk mencari informasi, berkomunikasi, ata… Read More
Melompat 2 menit sehari, cara simpel bikin tulang kuat! Studi terbaru menemukan bahwa melompat 2 menit sehari adalah cara terbaik untuk mencegah patah tulang pinggul bagi dewasa lanjut (yang sudah memasuki masa tua). Sponsor: cream pemutih wajah Latihan sederhana ini bisa meng… Read More
Ini dia duo nutrisi pembunuh diabetes! Penyakit diabetes atau kelebihan zat gula dalam darah menjadi salah satu penyakit kronis yang mengintai manusia saat ini selain kanker. Alasannya karena jenis makanan yang tinggi zat tepung dan zat gula semakin banyak macam… Read More
0 komentar:
Posting Komentar