Kamis, 13 Oktober 2016

5 Kesalahan dalam Pemakaian Cat Kuku

Tidak hanya wajah yang perlu dipoles, kuku pun membutuhkan perhatian agar tampak cantik. Sebagai salah satu bagian dari kecantikan, wanita suka sekali memberikan warna pada kukunya.
Mereka bisa berkali-kali mengganti warna kuku sesuai dengan busana dan kesempatan.

Padahal, pemakaian cat kuku yang berlebihan bisa membuat kuku jadi rusak seperti kering, rapuh, dan kuning.

Terlebih, cat kuku mempunyai efek bahaya bagi kesehatan tubuh. Untuk menjaga kuku Anda tetap sehat, Anda perlu menghindari beberapa kebiasaan buruk yang biasa Anda lakukan ketika menggunakan kutek.

1. Tidak Memakai Base Coat
Ketika terburu-buru, tanpa memakai base coat, Anda langsung memulaskan cat kuku untuk mendapatkan hasil yang cepat. Padahal fungsi base coat sangatlah penting dalam penggunaan cat kuku. Base coat berperan untuk melindungi kuku dari noda yang ditinggalkan cat kuku dan membantu cat kuku menempel lebih kuat. Jika Anda tidak memakai base coat, ini akan menjadi faktor utama penyebab kuku berwarna kuning.

2. Mengelupas Cat Kuku
Jika Anda melihat cat kuku mulai mengelupas, sebaiknya Anda hindari kebiasaan untuk menarik dan mengelupasnya. Lapisan kuku akan ikut terangkat bersama cat kuku yang dikelupas, mengakibatkan kuku menjadi tipis, rapuh, dan mudah mengelupas. Siapkan penghapus kutek kapanpun cat kuku Anda mulai mengelupas. Hapus cat kuku Anda atau lapisi lagi dengan cat kuku ber-glitter.

3. Selalu Memakai Cat Kuku
Mungkin banyak dari Anda yang belum tahu bahaya kutek bagi kesehatan. Cat kuku mengandung bahan kimia berbahaya seperti formaldehyde, toluene, dan dibutyl phthalate (DBP). Sebaiknya Anda tidak berulang kali mengganti cat kuku dalam seminggu. Kuku terbuat dari lapisan keratin mati, jika kuku terus-menerus tertutup cat kuku, maka kuku akan melemah. Selain itu zat kimia berbahaya pada cat kuku bisa mempengaruhi kesehatan Anda.

4. Menggunakan Acetone
Ketika Anda berkali-kali mengganti cat kuku, maka Anda akan menghapusnya dengan penghapus kutek yang kebanyakan mengandung acetone. Acetone membuat kuku menjadi kering dan akhirnya menjadi mudah mengelupas. Sangat disarankan Anda memilih nail remover yang tidak mengandung acetone untuk menghindari bahaya lebih lanjut.

0 komentar:

Posting Komentar