Kamis, 08 Desember 2016

5 Olahraga sederhana yang bikin usia lebih panjang

Rajin berolahraga tentu membuat tubuh semakin sehat dan menurunkan risiko serangan berbagai macam penyakit. Sehingga kesempatan bertahan hidup pun lebih panjang.

Meski usia berada di tangan Tuhan, tetapi alangkah baiknya jika kita berusaha menjaga kesehatan tubuh sebaik mungkin dengan cara melakukan olahraga seperti yang dilansir dari Huffington Post berikut ini.

Naik turun tangga
Pada tahun 2008 lalu, penelitian kecil di Swiss menemukan kalau naik turun tangga menurunkan risiko mati muda sebesar 15 persen ketimbang naik turun dengan eskalator.

Ini artinya, naik turun tangga dengan jalan kaki memiliki dampak yang luar biasa bagi kesehatan tubuh. Jadi kenapa masih mengeluh capek jika naik turun tangga sangat bermanfaat? terang peneliti saat itu.

Bersepeda
Bersepeda ke kantor adalah cara yang paling murah dan ramah lingkungan yang bisa dilakukan setiap hari. Selain itu, bersepeda juga ternyata termasuk dalam salah satu olahraga yang mampu memperpanjang usia.

Sebuah penelitian dari Copenhagen menyebutkan kalau bersepeda dengan cepat juga memiliki kesempatan hidup lima tahun lebih lama. Jadi jangan malas mengayuh sepeda setiap hari.

Berenang
Suka berenang? Jika iya, ada kabar baik bagi Anda yang rajin melakukan olahraga yang satu ini. Sebab penelitian menyatakan kalau berenang secara rutin mampu menurunkan risiko kesempatan meninggal sebesar 50 persen.

Bukan cuma itu, jika dibandingkan dengan orang-orang yang memilih berlari dan jalan kaki sebagai olahraga mereka, perenang juga memiliki angka mati muda yang relatif rendah.

Jalan cepat
Penelitian pada tahun 2011 memaparkan bahwa orang-orang yang berjalan dengan cepat memiliki usia yang lebih panjang.

Namun menurut peneliti, jalan cepat ternyata lebih menunjukkan indikasi usia seseorang daripada memperpanjang umur. Sebab semakin cepat berjalan, semakin sehat seseorang.

Jadi keluar lalu jalan cepat tidak akan langsung memperpanjang usia, ungkap peneliti.

Meskipun demikian, jika kebiasaan ini dilakukan secara rutin, tubuh pasti akan lebih terbiasa untuk berjalan cepat dan terasa lebih bugar.

Berlari
Selain jalan kaki dan bersepeda, berlari juga termasuk olahraga yang dipercaya mampu memperpanjang usia.

Namun berlari perlu dilakukan secara teratur, meskipun durasinya tidak terlalu lama. Sebuah penelitian pun membuktikan kalau berlari satu setengah jam selama lima kali dalam seminggu bisa meningkatkan kesempatan bertahan hidup hingga empat tahun lamanya.

Olahraga sudah tak diragukan lagi mampu memperpanjang usia dan membuat tubuh bugar. Jadi, sudahkah Anda olahraga hari ini?

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Tipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

Related Posts:

  • Bernapas terlalu cepat bisa bahayakan kesehatan Apakah Anda sering menarik napas dan menghembuskannya cepat-cepat? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa bisa jadi cara Anda bernapas itu malah berbahaya bagi kesehatan Anda.Dilansir dari Washington Post, Patrick McKeown dir… Read More
  • Ini cara deteksi sendiri kanker payudara Kanker payudara merupakan momok menakutkan bagi kaum hawa. Padahal, ada cara untuk mencegah terjadinya penyebaran kanker payudara dengan memeriksa sendiri. Melakukan pemeriksaan sendiri payudara secara rutin akan membuat ka… Read More
  • Tips mengatasi panic attack Panic attack adalah sebuah gejala yang menyerang secara fisik dan psikologis. Gejala ini dapat terjadi secara tiba-tiba tanpa alasan yang jelas dan membuat orang yang mengalaminya sangat ketakutan. Masih belum jelas bagaima… Read More
  • Sering mendengkur saat tidur? Bisa jadi itu tanda penyakit jantung Mendengkur saat tidur sering dianggap menjadi hal yang lumrah. Bahkan ada yang bilang bahwa mendengkur saat tidur menjadi tanda bahwa Anda terlalu capek. Namun tahukah Anda bahwa mendengkur bisa jadi tanda penyakit jantung … Read More
  • Kelola stres bisa bantu cegah alzheimer? Terlalu memikirkan situasi dan tidur tak nyenyak serta kurangnya tidur bisa menempatkan seseorang pada risiko terkena alzheimer di kemudian hari. Pernyataan tersebut didasarkan pada hasil penelitian yang diterbitkan dalam A… Read More

0 komentar:

Posting Komentar