Tips Perawatan Kecantikan Dan Kesehatan

Informasi Pasang Iklan, Silahkan hubungi team advertising kami (Wa: 082165725806)

Seputar Kecantikan Wajah

Informasi Pasang Iklan, Silahkan hubungi team advertising kami (Wa: 082165725806)

Seputar Kesehatan Tubuh

Informasi Pasang Iklan, Silahkan hubungi team advertising kami (Wa: 082165725806)

Relationship

Informasi Pasang Iklan, Silahkan hubungi team advertising kami (Wa: 082165725806)

Serba-Serbi

Informasi Pasang Iklan, Silahkan hubungi team advertising kami (Wa: 082165725806)

Jumat, 09 Juni 2017

7 Cara Menambah Tawa di Dalam Hubungan Asmara Anda

Menurut beberapa penelitian, tawa adalah salah satu cara khusus untuk membuat manusia terikat satu sama lain di dalam sebuah hubungan asmara. Pecinta yang hebat bersedia bereksperimen untuk mencoba hal baru yang mungkin bisa membangkitkan gairah, seperti selera humor.
Dilansir dari bustle.com, Kamis (8/6/2017), berikut ini adalah beberapa cara menambahkan tawa ke dalam hubungan asmara Anda dan pasangan. Penasaran?

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

1. Menonton pertunjukan yang lucu
Menonton beberapa pertunjukan lucu bersama pasangan, bisa membuat hubungan asmara Anda semakin erat. Percaya atau tidak, sentuhan dan tawa dapat mempererat ikatan antara dua orang.

2. Membuat lelucon
Jika tawa dapat membangun ikatan, maka lelucon juga sama halnya. Ketika Anda tertawa karena lelucon pasangan, Anda tidak hanya terikat karena tawa, namun sekarang menjadi dua hal yang berbeda.

3. Jadi konyol satu sama lain
Manusia adalah orang yang aneh dan ini merupakan fakta. Setiap orang memiliki sesuatu yang unik dan aneh. Ketika telah bersama-sama dengan orang lain untuk waktu yang cukup lama, Anda akan menyadari hal aneh yang mereka anggap lucu. Untuk membuat hubungan asmara menjadi lebih intim, gunakan hal tersebut untuk mempererat ikatan, jangan takut menjadi konyol!

4. Menggoda
Menggoda pasangan bisa menjadi satu tingkah yang menyenangkan dan manis.

5. Dengarkan lelucon pasangan
Salah satu kenangan spesial antara Anda dan pasangan mungkin saat tertawa bersama di suatu perjalanan. Temukan kenangan-kenangan lain, atau Anda dan pasangan bisa mulai membuat momen menyenangkan seperti itu sekarang.

6. Membaca situasi
Anda harus tahu kapan momen yang tepat untuk membuat lelucon, ini akan menjadi kenangan terbaik yang bisa dimiliki bersama pasangan dalam sebuah hubungan asmara.

7. Jadilah orang yang kreatif
Anda dan pasangan harus menjadi orang yang kreatif dalam setiap kesempatan berkencan. Semakin Anda kreatif, semakin banyak tawa dalam hubungan asmara yang sedang dijalin sekarang ini.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Kunjungi Toko Online Kami Disini (https://www.facebook.com/Tipsperawatankecantikandankesehatan/shop/?rt=19). Note: Silahkan lakukan pembelian secara COD/Ketemuan untuk menghindari penipuan dalam bentuk apapun!

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/PortalBeritaKecantikanGifiskincare)

Ingin Kulit Makin Cantik? Lakukan Rutinitas Ini di Pagi Hari

Mendapatkan kulit wajah cantik memang membutuhkan perawatan ekstra. Selain faktor makanan dan gaya hidup yang sehat juga dibantu dengan perawatan dari luar. Hampir semua wanita tahu bahwa perawatan pada malam hari sangat penting dilakukan. Hal ini untuk mengatasi masalah kulit sebelum masa regeneratif di mulai. Namun ternyata, perawatan di pagi hari tidak kalah pentingnya. Dilansir dari TheEveryGirl, Kamis (8/6/17), rutinitas di pagi hari ini akan membantu menjaga keremajaan kulit Anda.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Cleansing Oil

Hal yang wajib dilakukan di pagi hari adalah memberikan pijatan lembut pada wajah dan leher dengan menggunakan cleansing oil. Kegiatan ini mampu melancarkan sirkulasi darah sekaligus melembapkan kulit.

Water Based Cleanser

Pilihlah produk yang sesuai dengan kulit wajah agar tidak menimbulkan iritasi dan kemerahan. Cuci wajah menggunakan air bersih dan aplikasikan produk pembersih wajah hingga berbusa. Tunggu beberapa menit dan bilas dengan air dingin.

Toner

Toner sangat membantu menyeimbangkan pH pada kulit, sehingga sangat baik untuk melembapkan kulit sebelum mengaplikasikan makeup.

Serum

Pilihlah serum yang kaya akan antioksidan, sehingga mampu melawan radikal bebas seperti asap kendaraan dan debu. Bagian wajah yang sangat menjadi perhatian adalah area sekitar bawah mata. Hal ini bertujuan untuk mengurangi kerutan halus pada area tersebut.

Pelembap

Usapkan pelembap sebelum Anda mengaplikasikan makeup pada wajah. Cukup oleskan secara tipis pada wajah dan diamkan beberapa detik hingga menyerap ke dalam lapisan kulit wajah.

Tabir Surya

Bagi Anda yang sering beraktivitas di luar ruangan, sebaiknya jangan pernah melupakan tabir surya jika tidak ingin kulit wajah terbakar akibat sinar matahari.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel DariTipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Kunjungi Toko Online Kami Disini (https://www.facebook.com/Tipsperawatankecantikandankesehatan/shop/?rt=19). Note: Silahkan lakukan pembelian secara COD/Ketemuan untuk menghindari penipuan dalam bentuk apapun!

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/Tipsperawatankecantikandankesehatan)

Kamis, 08 Juni 2017

Kolang-kaling Bisa Obati Diabetes? Ini Kata Ahli Gizi

Kolang-kaling merupakan jenis makanan yang sering dimanfaatkan sebagai bahan campuran makanan atau minuman. Bukan hanya itu, kolang-kaling juga mengandung air yang sangat banyak.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Di dalam 100 gram buah kolang-kaling hanya terkandung sekitar 50-60 kalori. Karena itu kolang-kaling ditengarai bisa menurunkan kadar gula darah dan bisa mengobati penyakit diabetes. Benarkah?

"Bukan obat tapi ya, jadi bukan berarti menurunkan gula, tetapi aman sebagai opsi healthier choice buat diabetesi," ucap ahli gizi, Mochamad Aldis Rusliadi SKM kepada detikHealth.

Lebih lanjut Aldis katakan, karena kolang-kaling tinggi serat maka tidak lantas menaikkan gula darah secara drastis jadi aman dikonsumsi diabetesi. Namun dengan catatan pengolahannya tidak untuk minuman tinggi gula.

"Jadi aman buat diabetesi asalkan balik lagi tadi, pengolahannya bukan menjadi kolak tinggi gula dan lemak atau sirop tinggi gula ya," tutur Aldis.

Aldis menambahkan, jika ingin disajikan sebagai minuman sebaiknya menggunakan gula atau sirop rendah kalori dan dicampur dengan buah-buahan. "Misal bikin sirup kolang kaling tapi pakai gula rendah kalori atau sirop rendah kalori," sarannya.

Dilakukan Seperti Ini, Diet Vegan Justru Bisa Bikin Gemuk

Tak sedikit orang yang memutuskan untuk menjadi vegan karena ingin menurunkan berat badan. Padahal nyatanya jika dilakukan dengan cara yang tak tepat, menerapkan diet vegan juga bisa bikin gemuk.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di tahun 2016 dan telah diterbitkan dalam Journal of General Medicine, orang-orang yang menerapkan diet vegan rata-rata mengalami penurunan berat badan lebih banyak.

Menurut nutrisionis Alyssa Cohen, tidak mengonsumsi produk hewani sama sekali berarti Anda menghilangkan asupan kolesterol dan lemak, yang dengan sendirinya dapat membantu menurunkan berat badan. Sementara itu, makanan dari sumber nabati juga diketahui mengandung vitamin, mineral, dan mikronutrien yang juga lebih baik.

Kombinasi hal ini dianggap menjadi kunci penting untuk menurunkan berat badan, ketika Anda memutuskan menjadi seorang vegan. Hal serupa juga disebutkan oleh nutrisionis Tom Hritz, RD.

"Mengonsumsi makanan dari sumber nabati membuat Anda kenyang dengan asupan lebih sedikit kalori, dibandingkan jika Anda kenyang dari makanan berbasis produk hewani," ungkap Hritz, seperti dikutip dari Women's Health Mag.

Namun demikian, Cohen menuturkan ada beberapa asupan produk nabati yang jika dikonsumsi berlebihan juga bisa membuat berat badan naik. Di antaranya kentang goreng.

Kesalahan lainnya adalah melakukan perubahan pola makan terlalu ekstrem, sehingga cenderung 'kaget' dan membutuhkan lebih banyak makanan untuk bisa sampai merasa kenyang. Kuncinya, mencari sumber protein yang tepat.

"Kadang-kadang orang yang diet vegan akan makan lebih banyak karbohidrat dan sayuran bertepung agar terasa kenyang, padahal ini justru membuat asupan proteinnya semakin berkurang," ujar Nina Eng, RD, dari Plainview Hospital, New York.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Mau memiliki kualitas iklan terbaik untuk meningkatkan omzet penjualanmu? Segera hubungiJasa Iklan Fanpage Kiella Digital Adv!

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/PortalBeritaKecantikanGifiskincare)

Riset Buktikan Bayi Harus Tidur Sendiri Sejak Umur 4 Bulan

Pola tidur adalah salah satu aspek krusial dalam tumbuh kembang anak. Untuk itu setting atau pengaturannya sudah harus diterapkan pada anak sejak dini.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Penelitian terbaru yang dilakukan Pennsylvania State University menemukan, orang tua baiknya tidur di kamar terpisah dengan bayinya bukan semata karena risiko Sudden Infant Death Syndrome (SIDS) atau bayi mati mendadak saat tidur karena tertindih orang tuanya.

Untuk keperluan studi ini, peneliti mengamati 279 pasangan orang tua berikut bayinya selama 9 bulan. Partisipan sendiri dibagi ke dalam dua kelompok: orang tua yang diberi wawasan tentang SIDS dan yang mendapatkan wawasan SIDS sekaligus didorong untuk memisahkan kamarnya dari si bayi sejak umur 4 bulan.

Hasilnya mengejutkan. Di usia 9 bulan, bayi yang tidur sendiri sejak umur 4 bulan bisa tidur lebih lama dan tak terganggu. Peneliti mencatat mereka rata-rata bisa tidur 45 menit lebih lama dibandingkan bayi yang berbagi kamar dengan ayah bundanya.

Keputusan untuk tidur terpisah dengan bayinya ini juga berdampak jangka panjang. Terbukti dari hasil pengamatan peneliti saat usia bayi memasuki 30 bulan, bayi yang tidur terpisah rata-rata tetap tidur 45 menit lebih lama daripada yang sekamar dengan orang tuanya.

Dari studi yang sama, peneliti menemukan tren bahwa orang tua yang tidur sekamar dengan bayinya cenderung membawa bayinya ke kasur mereka di tengah malam, bilamana si bayi menangis. Padahal ini juga berbahaya untuk si bayi.

Sayangnya peneliti juga terbentur pada perbedaan aspek kultur yang dimiliki tiap orang tua. Semisal preferensi masing-masing pasangan orang tua untuk tidur dekat dengan bayinya agar bisa selalu diawasi atau sulitnya melepas bayi untuk tidur di kamar terpisah.

"Untuk itu orang tua harus mendiskusikan sejak dini tentang panduan tidur yang aman untuk bayinya," pesan salah satu peneliti senior, Dr Ian Paul seperti dilaporkan news.psu.edu.

Sebelumnya Dr dr Irwanto, SpA(K) dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga-RSUD Dr Soetomo mengingatkan bayi memang tidak sebaiknya tidur bersama kedua orang tuanya. Sebaliknya harus dibiasakan tidur sendiri, dan idealnya sejak berusia 9 bulan.

"Kalau kita tidur bareng anak, bersentuhan gitu aja dia akan bangun. Padahal dia memulai tidur lagi itu butuh waktu 1-3 jam, ini yang bikin tidurnya terganggu," terangnya kepada detikHealth beberapa waktu lalu.

Idealnya, dalam masa pertumbuhan, bayi tidur selama 20 jam. Orang tua tak perlu khawatir jika bayi tidur terlalu lama, karena jika asupan ASI yang diberikan untuknya memadai, maka bayi akan pulas tertidur sampai ia merasakan lapar.

Di sisi lain, dalam berbagai studi juga disebutkan bahwa bayi atau anak yang kurang tidur akan terhambat tumbuh kembangnya dan memiliki kendali emosi yang buruk seperti mudah tantrum atau menangis

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel DariTipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Mau memiliki kualitas iklan terbaik untuk meningkatkan omzet penjualanmu? Segera hubungiJasa Iklan Fanpage Kiella Digital Adv!

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/Tipsperawatankecantikandankesehatan)

Rabu, 07 Juni 2017

Cara Berhijab yang Baik Agar Rambut Tetap Sehat

Memakai hijab atau jilbab tentu sudah menjadi kewajiban bagi semua Muslim wanita. Selain untuk menutup aurat, hijab ini juga bisa menambah aura kecantikan dari seorang perempuan. Apakah kamu juga termasuk Hijabers?

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Namun demikian, masih ada wanita yang enggan memakai hijab karena berbagai alasan. Mulai dari merasa panas, takut rambutnya rusak, ketombean, sampai rambut rontok. Padahal, semua masalah tersebut bisa dicegah jika kamu tahu caranya.

Berikut cara berhijab yang benar agar rambut tetap sehat:

1. Rambut sudah kering

Jika akan memakai hijab, pastikan dulu rambut kamu sudah benar-benar kering. Karena jika rambut masih lembap, lalu kamu memaksakan pakai hijab, maka hal ini bisa menimbulkan masalah di kulit kepala, seperti ketombe dan rambut rontok.

Selain itu, memakai hijab saat rambut masih lembap atau basah juga bisa memunculkan jamur. Rambut kepala pun bisa jadi bau. Karenanya, kamu harus memastikan dulu rambut kamu benar-benar sudah kering.

2. Sisir rambut

Sebelum memakai hijab, ada baiknya jika kamu menyisir rambut dulu agar lebih rapi dan tidak keluar-keluar dari hijab. Selain mempermudah kamu saat memakai hijab, menyisir rambut juga bisa mencegah adanya rambut yang terlipat. Jadi saat melepas hijab, tidak akan ada rambut yang ikut tertarik.

3. Pilih bahan hijab

Jangan hanya berpatokan pada model atau tren saja, kamu juga harus memilih hijab berdasarkan bahannya. Karena rambut kamu ini bakal bersentuhan langsung dengan hijab, maka pilih lah bahan hijab dengan bahan yang halus dan lembut. Hal ini mencegah terjadinya masalah rambut rontok.

4. Kebersihan rambut

Masalah rambut rontok tidak semata-mata disebabkan oleh hijab. Kebersihan rambut juga bisa jadi penyebab rambut rontok. Meskipun selama beraktivitas rambut kamu selalu tertutup hijab, tetap saja kamu harus rajin keramas. Pilih shampo yang cocok dengan rambut kamu. Tapi jangan terlalu sering juga, nanti malah rambut kamu jadi rusak.

5. Kenyamanan

Selain masalah rambut, kamu juga harus memperhatikan kenyamanan saat memakai hijab. Tidak perlu memakai hijab yang “aneh-aneh” modelnya. Hijab yang sederhana juga tidak masalah, yang terpenting menutup aurat.

Semoga penjelasan di atas berguna buat kalian. Terutama buat kalian yang baru belajar memakai hijab.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Butuh Fotographer Produk Terbaik Dengan Harga Paket Termurah, Silahkan Hubungi Jasa Iklan Fanpage Kiella Digital Adv!

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/PortalBeritaKecantikanGifiskincare)

Jomblo Itu Ternyata Menyehatkan!

Menyandang status masih lajang, singgel, atau jomblo sering diidentikkan dengan hal yang menyedihkan. Hanya bisa Facebook-an, Twitter-an, Path-an sambil peluk bantal sering jadi kisah pilu para jomblo di malem Minggu.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Banyak yang bilang jadi orang jomblo itu menyedihkan. Selain selalu terlihat sendirian pas jalan-jalan ke suatu tempat, beberapa penelitian kesehatan juga menunjukkan bahwa orang yang menikah akan lebih panjang umur dibanding orang jomblo.

Namun, meskipun membuat seseorang jadi terlihat menyedihkan, ternyata jomblo juga punya manfaat kesehatan. Tentunya manfaat kesehatan ini tidak akan dirasakan oleh mereka yang sudah punya pasangan atau kekasih.

Berikut manfaat menyehatkan dari jomblo:

1. Lebih bugar
Ketika seseorang masih jomblo, maka dia akan cenderung lebih peduli terhadap kesehatan tubuhnya. Ia punya lebih banyak waktu untuk merawat diri agar tetap hidup sehat. Sedangkan orang yang sudah punya pasangan cenderung cuek dengan kesehatan tubuhnya karena mereka sudah dipusingkan dengan urusan keluarganya atau hal lain.

2. Stres lebih ringan
Setiap orang punya masalah masing-masing yang akan memunculkan stres. Namun, orang jomblo diklaim punya tingkat stres yang lebih rendah dibanding mereka yang sudah punya pasangan. Stres orang jomblo paling pas malem Minggu sama kerjaan. Sedangkan orang sudah punya pasangan itu stresnya bisa karena kerjaan, pasangan, dan hal-hal lainnya.
Stres ini bisa meningkatkan risiko kanker, penyakit jantung, atau stroke. Karenanya penting untuk tidak stres.

3. Lebih sehat secara mental
Setelah menikah, mungkin kamu bakalan dihadapkan dengan batasan-batasan pergaulan dengan teman, khususnya teman lawan jenis. Lain halnya dengan jomblo yang bisa dekat dengan siapa saja.
Padahal, kehidupan sosial ini juga mampu meningkatkan kesehatan mental, memperpanjang usia, dan meningkatkan kualitas hidup. Bagaimana mau sehat jika hidup kamu penuh batasan?

4. Pola hidup sehat
Kehidupan orang jomblo itu lebih berkualitas. Tidur berkualitas, karena nggak perlu begadang pas malem Minggu. Dengan tidur cukup, maka tubuh kita akan jadi lebih sehat. Berbeda dengan orang yang sudah punya pasangan. Tiap malem harus begadang, telepon-teleponan sama pacar, nemenin pacar lembur, nemenin dia nongkrong. Padahal, angin malam itu nggak sehat lho.
Gimana, masih karena kamu jomblo?

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel DariTipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Butuh Fotographer Produk Terbaik Dengan Harga Paket Termurah, Silahkan Hubungi Jasa Iklan Fanpage Kiella Digital Adv!

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/Tipsperawatankecantikandankesehatan)

Selasa, 06 Juni 2017

Pemicu Eksibisionisme: Merasa Inferior dengan Lawan Jenis

Eksibisionisme merupakan sebuah bentuk gangguan kejiwaan. Mereka yang melakukannya tak lagi malu bila organ intim yang seharusnya tertutup terlihat orang asing.

Pernahkah Anda penasaran mengapa eksibisionis (pelaku eksibisionis) berani melakukan hal semacam ini? dr Andri, SpKJ, FAPM dari Klinik Psikosomatik, menjelaskan eksibisionisme umumnya dialami oleh mereka yang merasa inferior di depan lawan jenisnya.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Hal ini juga dijelaskan dalam beberapa literatur tentang eksibisionisme. "Akhirnya dia merasa seperti berkuasa, ketika ia mampu menakut-nakuti atau mendapatkan reaksi kaget dari orang lain ketika dia melakukan eksibisionisme tersebut," urainya kepada detikHealth.

Seperti dikutip dari www.minddisorders.com dan disarikan dari berbagai sumber, ada beberapa faktor yang diduga memicu seseorang hingga memiliki kecenderungan eksibisionisme, di antaranya:

1. Biologis
Secara biologis, ada pengaruh hormon testosterone yang kemudian mendorong si pelaku untuk melakukan perilaku seksual yang menyimpang.

2. Kekerasan di masa kecil
Sejumlah studi menyebut kekerasan emosional dan seksual yang dialami saat masih kanak-kanak ataupun kondisi broken home yang dihadapi seseorang di masa kecil berdampak signifikan pada munculnya kecenderungan ini.

3. Riwayat ADHD
Selain riwayat kekerasan di masa kecil, riwayat ADHD (attention-deficit hyperactivity disorder) juga dianggap berpengaruh terhadap munculnya gangguan mental ini. Alasannya belum diketahui, namun peneliti dari Harvard University menemukan pasien dengan gangguan paraphilia (ketertarikan seksual pada sesuatu yang tidak lazim seperti eksibisionisme) berpeluang lebih besar untuk mengalami ADHD di masa kecil.

4. Trauma kepala
Kebetulan ada beberapa kasus yang tercatat dalam literatur di mana para pria berubah menjadi eksibisionis pasca trauma kepala, tanpa disertai riwayat kekerasan di masa kecil.

Lantas mengapa kebanyakan eksibisionis adalah laki-laki? "Saya belum membaca lebih jauh lagi tentang ini tetapi memang data statistik dan prevalensinya lebih banyak pada laki-laki," tutup dr Andri.

Nyatanya sejumlah pakar menyebut definisi eksibisionisme di masyarakat cenderung bias gender. Padahal wanita yang berani membuka bajunya di depan cermin seolah-olah mendorong seseorang untuk melihat tubuhnya juga bisa digolongkan sebagai eksibisionis. Begitu pula dengan wanita yang mengenakan pakaian minim atau gaun dengan belahan rendah, hanya saja kondisi semacam ini sudah lebih bisa diterima dalam tataran sosial.

Bahkan sebuah literatur menyebut perbedaan nyata dari eksibisionisme pada dasarnya adalah 'wanita cenderung memperlihatkan segalanya tetapi tidak dengan kelaminnya, sedangkan pria buka-bukaan begitu saja'.

Penyebab Sakit Kepala Saat Berpuasa dan Cara Mengatasinya

Saat sakit kepala menyerang, minum obat bisa jadi salah satu solusinya. Namun bagaimana jika sakit kepala datang saat tengah menjalankan puasa? Kira-kira apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya ya?

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Disebutkan dr Dito Anurogo, pengasuh konsultasi detikHealth, kurangnya kebutuhan cairan tubuh alias dehidrasi saat berbuka puasa maupun sahur menjadi penyebab seseorang mengalami sakit kepala.

"Dehidrasi memicu berkurangnya volume cairan tubuh, menurunkan tekanan darah, sehingga memicu serangan pusing atau sakit kepala," kata dr Dito, sapaannya.

Kemudian alasan lain datangnya sakit kepala saat berpuasa adalah terkait dengan kadar gula darah. Menurut dr Dito, penurunan atau peningkatan kadar glukosa dalam tubuh juga berpotensi memicu serangan sakit kepala.

Meski demikian, untuk menghalau serangan sakit kepala dan ibadah puasa Anda tetap khusyuk, ada beberapa cara yang bisa dilakukan, di antaranya dengan memperhatikan kebiasaan makan dan minum saat berbuka puasa dan sahur, disertai cukup minum setidaknya 8 gelas setiap hari.

Lebih pentingnya lagi, tetap makan sahur meskipun hanya dengan beberapa butir kurma, buah pisang, roti, atau minum susu sereal. Selain itu, kurangi atau hentikan konsumsi kafein sementara selama Ramadan, sebab kafein juga ditengarai bisa menyebabkan terjadinya sakit kepala.

Di samping memperhatikan asupan yang masuk ke dalam tubuh, jangan lupa juga menjaga pola hidup. Termasuk berolahraga teratur 30-45 menit sebelum berbuka puasa setiap harinya, hindari pula kerja lembur dan cukup tidur.

"Usahakan tetap tidur di malam hari meskipun hanya selama 2-3 jam, sebelum bangun tidur untuk sahur, tetap makan sahur dan berbuka puasa di jam yang sama secara disiplin setiap harinya," anjur dr Dito.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Layanan Iklan Promosi Untuk Produk Usaha Atau Bisnismu, Silahkan Hubungi Team Jasa Iklan Fanpage Kiella Digital Adv!

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/PortalBeritaKecantikanGifiskincare)

Hamil Tapi Tetap Berpuasa? Begini Caranya Mengatur Nutrisi

Tetap puasa saat hamil sebenarnya boleh-boleh saja dilakukan. Yang penting sudah dikonsultasikan dengan dokter, dan kebutuhan nutrisinya terpenuhi.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Systematic Review 2014 menyebut, 60-90 persen ibu hamil di berbagai negara seperti Iran dan Amerika Serikat memutuskan untuk tetap berpuasa. Tentu saja, ibu hamil dan menyusui butuh persiapan yang benar-benar matang, sebab nutrisi yang diasupnya dibutuhkan pula oleh sang buah hati.

"Ketika sahur, ada baiknya untuk menyantap makanan yang berkuah dan karbohidrat kompleks. Jangan makanan yang manis, ini menyebabkan rasa cepat lapar karena mereka mudah diserap tubuh," tutur dr Dian Permatasari M.Gizi, SpGK dalam temu media di Aston Kuningan Suites, Jakarta Selatan, baru-baru ini.

Menjelang imsya, dianjurkan pula untuk mengonsumsi cemilan sebagai tambahan nutrisi. Cemilan yang dipilih juga harus yang sehat, misalnya biskuit.

Demikian juga saat berbuka puasa, ibu hamil dan menyusui juga dianjurkan mengonsumsi makanan manis untuk mengembalikan cadangan gula yang hilang saat puasa. Sebaiknya, beri jeda untuk mengonsumsi makanan yang lebih berat.

Makanan berat bisa juga disantap selepas salat Tarawih. Namun pada malam hari, sebaiknya porsinya tidak berlebihan.

"Di waktu ini, Anda bisa memakan makanan seperti sandwich misalnya," kata dr Dian.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel DariTipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Layanan Iklan Promosi Untuk Produk Usaha Atau Bisnismu, Silahkan Hubungi Team Jasa Iklan Fanpage Kiella Digital Adv!

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/Tipsperawatankecantikandankesehatan)

Senin, 05 Juni 2017

Jangan Takut Kulit 'Gosong', Ini 4 Manfaat Sehat Rutin Berjemur

Sinar matahari diketahui dapat memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Sayangnya, masih banyak orang ragu berjemur karena takut kulitnya menghitam.

Padahal asalkan dilakukan di jam yang tepat dan menggunakan tabir surya, manfaat dari berjemur bisa Anda dapatkan tanpa perlu khawatir kulit 'gosong'.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Seperti dirangkum detikHealth dari berbagai sumber, berikut 4 manfaat ekstra bermain di bawah paparan sinar matahari:

1. Cegah penyakit jantung dan diabetes

Disampaikan oleh Stephen Pandol dari Cedars-Senai Medical Centre di Amerika Serikat. Menurut Pandol, berjemur sinar matahari dan mencukupi kebutuhan vitamin D dapat membantu mencegah penyakit sindrom metabolik.

Sebelumnya diketahui bahwa diet tinggi lemak dapat memicu sindrom metabolik. Namun kini para ilmuwan telah menemukan bahwa kekurangan vitamin D juga turut berperan dalam perkembangan risiko penyakit sindrom metabolik, termasuk diabetes.

"Berdasarkan penelitian ini, kami percaya bahwa mencukupi kebutuhan vitamin D, terutama dari makanan dan melalui paparan sinar matahari, bermanfaat untuk pencegahan dan pengobatan sindrom metabolik," tutur Pandol, seperti dikutip dari Times of India.

2. Perkuat imun

Siapa bilang berjemur tak bisa bikin tubuh lebih sehat dan kuat? Gerard Ahern, peneliti dari Georgetown University, menjelaskan bahwa kebiasaan rutin berjemur juga bisa membantu memperkuat kerja sistem daya tahan tubuh. Efeknya, Anda bisa terhindari dari berbagai jenis penyakit.

Ya, berjemur di bawah sinar matahari juga memberikan energi pada sel T. Sel T merupakan salah satu sel yang berperan dalam sistem kekebalan tubuh. Sel ini juga memiliki peran penting dalam memerangi infeksi dalam tubuh manusia. "Kita semua tahu sinar matahari memberikan vitamin D. Nah, paparan sinar matahari nyatanya juga berdampak pada imunitas," ungkap Ahern.

Temuan ini menunjukkan produksi vitamin D membutuhkan sinar ultraviolet (UV). Nah, sinar matahari memberikan paparan cahaya biru atau blue light dalam kadar aman dan membantu sel-sel T bergerak lebih cepat. Sinar biru dalam sinar matahari mampu menembus lapisan dermis dan memberikan dampak signifikan terhadap aktivasi sel T.

"Sel-sel T perlu bergerak untuk melakukan 'pekerjaan' mereka. Salah satunya untuk sampai menuju ke lokasi infeksi dan mengatur respons. Penelitian ini menunjukkan bahwa sinar matahari secara langsung mengaktifkan sel-sel kekebalan tubuh dengan meningkatkan gerakan mereka," imbuh Ahern.

3. Redakan insomnia

Psikolog klinis Kelly Glazer Baron mengatakan olahraga lebih baik dari obat tidur dalam mengatasi insomnia. "Dari satu penelitian yang kami lakukan terungkap wanita paruh baya yang mengidap insomnia mengaku tidurnya membaik setelah berolahraga. Mereka juga mengaku lebih berenergi dan tidak cenderung depresi lagi," katanya.

Meski demikian, peneliti tidur dari Arizona State University, Shawn Youngstedt mengatakan, olahraga mungkin tidak seefektif obat tidur untuk mengatasi insomnia. Hanya saja bila Anda memperhatikan efek samping dari pengobatan, maka olahraga tentu lebih unggul.

Lalu berapa lama olahraga yang disarankan demi mendapatkan istirahat yang optimal? Sebagian besar studi menyebut olahraga berintensitas sedang seperti aerobik selama 2,5 jam perpekan, dikombinasikan dengan latihan kekuatan sebanyak 2 kali sepekan.

Selain aerobik, bisa juga dengan jalan cepat, bersepeda atau olahraga dengan alat bantu mesin di gym. "Lebih baik lagi dilakukan di luar ruangan karena cahaya matahari bisa membantu memperbaiki pola tidur," tambah Youngstedt.

4. Cegah mata minus

Studi yang dilakukan oleh The London School of Hygiene and Tropical Medicine menemukan bahwa sinar ultraviolet B (UVB) pada sinar matahari bermanfaat bagi kesehatan mata anak-anak. Terutama untuk mengurangi risiko terjadinya miopi atau rabun jauh.

Tim peneliti yang dipimpin oleh Dr Astrid E. Fletcher melakukan pengamatan terhadap enam studi European Eye Study. Dari total 4.187 responden, ia mencari hubungan antara sinar matahari dan kejadian rabun jauh. Ditemukan bahwa semakin banyak paparan sinar UVB pada usia 14-19 tahun dan 20-39 tahun, maka semakin rendah risiko rabun jauh yang dimiliki.

"Hubungan antara paparan sinar UVB dan miopi butuh penyesuaian masing-masing anak. Namun tetap sebaiknya anak dibiarkan bermain di luar rumah, sebab manfaatnya tak sekadar menyehatkan mata tapi juga yang lainnya," ujar Fletcher, dikutip dari Daily Mail.

9 Mitos Kecantikan yang Harus Anda Tinggalkan Sekarang Juga

Sejak kecil semua orang, bahkan Anda pasti hidup di dalam aturan, tentang apa yang boleh dan tidak boleh dipakai, tentang bentuk tubuh dan wajah, bahkan sampai masalah mitos kecantikan. Faktanya, banyak hal yang ternyata merupakan mitos kecantikan dan masih dipercaya oleh banyak orang.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Dilansir dari bustle.com, Berikut ini adalah beberapa mitos kecantikan yang harus ditinggalkan sekarang juga. Penasaran?

1. Orang bermata kecil tidak cocok menggunakan makeup smoky
Makeup smoky sebenarnya adalah masalah teknik, bagaimana Anda melakukan dan mengaplikasikannya di wajah. Anda bisa coba melihat berbagai tutorial dari beberapa pecinta makeup yang mungkin lebih ahli.

2. Rambut pirang hanya cocok untuk orang berkulit putih
Warna rambut pirang hampir bisa digunakan oleh semua orang. Hal yang paling penting untuk mewarnai rambut adalah mencari warna yang paling sesuai untuk warna kulit Anda.

3. Satu-satunya yang terpenting dari makeup adalah makeup itu sendiri
Seperti yang Anda ketahui, perawatan kulit dan makeup yang digunakan juga penting. Jika Anda tidak merawat kulit, foundation apapun tidak akan terlihat bagus di kulit wajah Anda dan inilah yang dinamakan mitos kecantikan. Sedangkan jenis kuas makeup bisa mengubah tampilan terakhir dari makeup Anda secara signifikan.

4. Rutinitas makeup memiliki batasan usia
Tidak masalah berapapun usia Anda, tidak perlu berhenti menggunakan makeup yang disukai, entah itu cat eyes atau bibir neon.

5. Jika wajah berminyak, tidak perlu melembapkan
Kulit perlu dihidrasi, entah itu kulit berminyak, atau bukan. Minyak berfungsi untuk melumasi kulit, namun tidak memberi kelembapan.

6. Concealer harus lebih terang dari foundation
Ini juga merupakan mitos kecantikan lainnya yang masih sering dipercaya, karena yang Anda butuhkan adalah sesuatu yang bisa menetralisir lingkaran gelap di bawah mata.

7. Wanita gemuk tidak cocok memiliki rambut pendek
Mitos kecantikan seputar rambut pendek dan tubuh gemuk berasal dari tubuh kurus dengan feminitas, sedangkan tubuh gemuk adalah tentang maskulinitas.

8. Pria tidak bisa menggunakan makeup
Sampai saat ini makeup masih didefinisikan hanya untuk kaum wanita, namun tidak begitu, karena lingkaran hitam di bawah mata dan jerawat tidak membeda-bedakan jenis kelamin Anda.

9. Orang berkulit hitam hanya cocok memakai beberapa warna lipstik
Mitos kecantikan yang paling sering terdengar mungkin adalah bahwa orang berkulit hitam tidak boleh menggunakan lipstik merah. Berhenti mempercayai mitos kecantikan ini.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Mau produk jualan kamu di iklankan disini, Silahkan kirimkan penawaran iklanmu kepada kami melalui contact:
-Contact: 082165725806
-Email: kriz.stmt@ymail.com

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/PortalBeritaKecantikanGifiskincare)

5 Trik Bikin Rambut Tipis Terlihat Lebih Bervolume

Semua wanita pasti mengidamkan rambut yang tebal dan bervolume. Namun sayangnya, kesalahan saat menata rambut justru membuat rambut tipis Anda terlihat semakin lepek dan kurang menarik.

Dengan melakukan trik yang tepat pada rambut, seperti yang dilansir dari laman Bright Side, Anda akan mendapatkan rambut yang lebih bervolume.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

1. Sisir rambut saat rambut benar-benar kering

Hindari menyisir rambut dalam keadaan rambut masih basah. Selain dapat menyebabkan kerontokan, rambut Anda pun akan terlihat semakin tipis. Gunakan tangan untuk menata rambut sambil mengeringkannya menggunakan hair dryer.

2. Gunakan jepit rambut untuk memberikan volume pada rambut ponytail

Ikat rambut Anda seperti model ponytail biasa. Lalu, pisahkan beberapa helai rambut bagian atas dan kencangkan dengan jepit rambut. Tata rambut kembali hingga menutupi jepit rambut. Trik mudah ini akan membuat rambut ponytail Anda jadi lebih bervolume.

3. Menggulung rambut setelah keramas

Jika Anda tak punya banyak waktu untuk menata rambut, cara yang satu ini bisa dijadikan pilihan. Tata rambut dengan cara menggulungnya hingga berbentuk double bun dalam keadaan rambut setengah kering. Kemudian, semprotkan sedikit hairspray dan keringkan menggunakan hair dryer. Lepas gulungan rambut dan lihat hasilnya, rambut Anda akan terlihat lebih tebal.

4. Gunakan dry shampoo dengan tepat

Dry shampoo dapat membantu membuat rambut tipis Anda tampak lebih bervolume. Tapi, harus dilakukan dengan cara yang tepat. Semprotkan dry shampoo pada setiap helaian di bagian akar rambut. Hindari menyemprotnya pada bagian ujung rambut jika tak mau rambut menjadi lepek.

5. Jangan ragu bereksperimen dengan gaya rambut

Berikan sentuhan baru dan berbeda pada rambut Anda dengan berani bereksperimen dengan gaya rambut. Misalnya menatanya dengan belahan rambut samping dan biarkan berantakan. Sebelumnya, keringkan rambut Anda menggunakan hair dryer sambil menundukkan kepala dan tata dengan tangan untuk hasil rambut tebal yang natural.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel DariTipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Mau produk jualan kamu di iklankan disini, Silahkan kirimkan penawaran iklanmu kepada kami melalui contact:
-Contact: 082165725806
-Email: kriz.stmt@ymail.com

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/Tipsperawatankecantikandankesehatan)

Minggu, 04 Juni 2017

Infografis: Mengatur Kebutuhan Minum 8 Gelas Sehari Saat Puasa

Sepanjang hari, tubuh kehilangan banyak cairan baik melalui keringat dan urine maupun penguapan yang terjadi di permukaan kulit. Sedangkan saat berpuasa, asupan makan dan minum dibatasi. Bagaimana menghindari dehidrasi?

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Sama seperti hari biasa, asupan cairan saat berpuasa dianjurkan tidak kurang dari 2 liter dalam sehari. Volume tersebut kurang lebih setara dengan 8 gelas air putih. Jika melakukan aktivitas yang banyak menguras keringat, maka kebutuhan cairan bisa lebih tinggi.

Butuh strategi yang tepat untuk mengatur asupan cairan saat puasa, mengingat dalam saktu sekitar 12 jam seseorang tidak diperbolehkan makan dan minum. Begitupun saat sahur dan bebuka, minum air putih sekaligus dalam jumlah banyak juga tidak dianjurkan karena terbatasnya kapasitas lambung.

Ahli nutrisi dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, Dr Mirza Hapsari Sakti Titis Penggalih, S.Gz, RD, MPH mengatakan cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan saat berpuasa adalah dengan mencicil. Mulai sejak berbuka, sepanjang malam hingga saatnya makan sahur.

"Itu bisa dilakukan dengan minum 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat buka, dan 4 gelas di malam hari," katanya, seperti diberitakan detikHealth sebelumnya.

Selain itu, konsumsi kopi dan teh sebaiknya juga dibatasi. Selain memiliki sifat asamnya yang bisa memicu perasaan tidak nyaman di perut bagi yang sensitif terhadap kafein, efek diuretik pada minuman tersebut juga menyebabkan seseorang jadi beser atau sering buang air kecil.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Official Resmi Blog kami :
{https://tipsperawatankecantikandankesehatan.blogspot.co.id/}

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/PortalBeritaKecantikanGifiskincare)

Manfaat Olahraga Berkuda: Menguatkan Otot Hingga Cegah Nyeri Pinggang

Jika dibandingkan dengan olahraga lainnya, berkuda memang masih belum banyak digemari orang. Padahal mengendarai kuda bisa meningkatkan kebugaran fisik lho.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Menurut dokter spesialis kedokteran olahraga, dr Michael Triangto, SpKO, berkuda adalah jenis olahraga. Oleh karena itu selain dibutuhkan kuda yang terampil, penunggang kuda atau joki juga harus mampu mengarahkan kuda tersebut dalam melalui rintangan yang ditemui.

"Untuk itu joki tidak boleh menjadi beban bagi kudanya," kata dokter yang berpraktik di Klinik Slim and Health RS Mitra Kemayoran dan Mal Taman Anggrek Jakarta, kepada detikHealth.

Lantas dengan menunggangi kuda, bisakah mendapatkan bentuk tubuh yang ideal? "Jadi bilamana dikatakan dapat memperindah bentuk tubuh tentunya kurang tepat, namun benar olahraga ini 'menuntut' penunggangnya harus bertubuh 'indah' dan ringan," jelasnya.

Maka itu, imbuh dr Michael, penunggang kuda harus senantiasa melatih keterampilan dan kebugaran untuk meningkatkan keseimbangan dan koordinasi antara tubuh penunggang kuda dengan kuda tunggangannya.

Menunggangi kuda, dikatakan dr Michael, tidak hanya sekadar duduk saja, perlu posisi duduk yang benar dengan cara memegang tali kendali yang harus tepat. Tubuh penunggang kuda pun akan terus bergerak aktif mengikuti pola gerak kuda yang akan membuat otot-otot sendi dan tulang turut merespons secara otomatis. Hal ini yang membuat otot-otot sendi dan tulang menjadi kuat.

"Saat menunggang kuda tentunya tubuh harus tegak dan hal ini secara tidak disadari akan melatih otot-otot tubuh atau core muscles agar tetap kuat. Dan dampaknya dalam kehidupan sehari-hari postur tubuh akan selalu tegak dan dapat menghindari tubuh dari nyeri pinggang," pungkas dr Michael.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel DariTipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Official Resmi Blog kami :
{https://tipsperawatankecantikandankesehatan.blogspot.co.id/}

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/Tipsperawatankecantikandankesehatan)

Sabtu, 03 Juni 2017

Minuman Saat Sahur Kunci Lancarkan Puasa Si Kecil

Melatih anak berpuasa sejak dini merupakan hal penting yang harus dilakukan oleh para orangtua. Pendidikan puasa bisa menjadi landasan dasar bagi anak memahami ajaran agama.
"Mengenalkan anak berpuasa sama pentingnya dengan mengenalkan anak pentingnya salat dan nilai agama lain. Sejak dini, anak seharusnya sudah mulai 'ditularkan', diarahkan, dibimbing, serta diberikan contoh mengenai perilaku berpuasa dan hikmah di balik kegiatan tersebut," jelas Irma Gustiana A, M.Psi., Psi., psikolog anak dan keluarga dari LPTUI.

Sponsor: Jasa Pembuatan Fanpage

Menurut Irma, mengenalkan puasa sejak dini tak harus menuntut anak untuk berpuasa seharian penuh.

"Semuanya didasarkan pada usia dan kemampuan anak masing-masing," ujar Irma.

Hal terpenting saat mulai mengajarkan anak berpuasa adalah membiasakannya untuk ikut sahur. Karena sahur adalah waktu untuk tubuh mempersiapkan cadangan nutrisi dan hidrasi yang diperlukan saat berpuasa.

70 persen berat badan anak-anak merupakan cairan yang tidak hanya terdiri dari air, namun juga ION. Selain itu anak-anak lebih cepat kehilangan cairan tubuh dibandingkan orang dewasa, sehingga ia rentan terkena dehidrasi atau kekurangan cairan.
Efek dari dehidrasi ini bisa membuat anak merasa pusing, sakit kepala, lemas dan tingkat konsentrasinya menurun. Ini tentunya akan mempengaruhi kemampuan belajarnya saat di sekolah.
Untuk mencegah hal tersebut terjadi, orang tua harus memperhatikan asupan nutrisi dan hidrasi yang dikonsumsi anak saat sahur. Tak hanya makanan, justru asupan cairan merupakan faktor penting untuk anak-anak saat berpuasa.

Bila anak senang mengonsumsi minuman manis seperti teh dan soda, sebaiknya hindari minuman tersebut saat sahur. Kedua minuman tersebut bersifat diuretik yang dapat mempercepat pengeluaran cairan dan membuat anak menjadi sering buang air kecil sehingga ia rentan dehidrasi.

Cairan tubuh tidak hanya terdiri dari air saja namun juga ION, karenanya minum air putih saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan cairan. Lengkapi menu sahur dengan minuman yang komposisinya mirip dengan cairan tubuh dan cepat diserap seperti Pocari Sweat.

Sama seperti kaktus yang dapat menyimpan cairan lebih lama, ION dalam Pocari Sweat dapat mengikat cairan bertahan lebih lama di dalam tubuh sehingga mencegah dehidrasi dan membuat anak jadi tidak mudah merasa haus saat puasa.

Oleh sebab itu, pastikan setiap sahur untuk selalu memperhatikan asupan cairan yang dikonsumsi anak agar ia bisa belajar berpuasa dengan lancar tanpa dehidrasi.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Mau belanja aman dan terpercaya untuk produk kosmetik wajah dengan Kualitas terbaik?
Disini tempatnya...!

➡TokoPedia (https://www.tokopedia.com/drrochelles)
➡BukaLapak (https://www.bukalapak.com/drrochelleskinexpert01)
➡Shopee (shopee.co.id/drrochelles)

Kami menyediakan special promo untuk produk Dr Rochelle Skin Expert, Kezia Skin Expert, Gifi Skin Care.

Terima Kasih.

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/PortalBeritaKecantikanGifiskincare)