Rabu, 01 Februari 2017

Cara Diet Tanpa Kelaparan

Entah sejak kapan, makan telah masuk ke dalam kategori hobi di kalangan masyarakat. Padahal makan bukanlah kegiatan yang bisa dijadikan sebuah hobi. Tujuan utama manusia untuk makan adalah untuk mencukupi gizi serta energi untuk beraktifitas sehari-hari.Namun, banyaknya makanan enak yang beredar, membuat orang mulai menyenangi kegiatan makan ini. Tidak ada salahnya kita makan, tapi jika makan terlalu banyak yang tidak diimbangi dengan olahraga, maka asupan yang masuk ke dalam tubuh akan berlebihan dan tidak sesuai dengan pembakaran yang terjadi di dalam tubuh seseorang. Hal inilah yang menyebabkan penumpukan lemak di dalam tubuh, biasa banyak disebut orang dengan sebutan kegemukan.

Jika kegemukan terus berlanjut hal ini akan menjurus kepada obesitas atau kelebihan berat badan tingkat lanjutan. Tentunya hal ini akan memberikan dampak yang sangat buruk bagi kesehatan si penderita obesitas ini. Banyak penyakit yang rawan menimpa penderita obesitas seperti diabetes, hipertensi, kolesterol, bahkan tingginya resiko terserang stroke dikarenakan penyumbatan pembuluh darah, kerusakan pada fungsi ginjal dikarenakan kerja ginjal yang terlalu berat, dan yang paling banyak ditakuti orang adalah serangan jantung. Bukan hanya pada organ dalam, beban yang terlalu berat pada tubuh akan membuat lutut dan sendi harus menahan berat yang berlebih, hal ini dapat menyebabkan lutut menjadi suka ngilu dan tidak mampu berjalan terlalu jauh.

Tujuan semua orang adalah menjadi langsing, menjadi kurus, berpenampilan menarik. Tetapi, tidak ada cara singkat untuk mendapatkan hasil terebut. Ada banyak sekali cara diet dan tips diet yang bisa dilakukan orang untuk menurunkan berat badannya, hanya saja, mereka harus memilih, cara apa yang paling cocok dan paling sesuai dengan aktifitas keseharian mereka, dan yang menurut mereka paling sesuai dengan mereka.

Tidak bisa dipungkiri bahwa olahraga merupakan kegiatan yang sangat baik untuk membentuk tubuh. Namun, hal ini sering disalah artikan oleh masyarakat yang menganggap ketika ia sudah berolahraga, maka ia akan kurus, tanpa perlu menjaga asupan makannya.

Yang perlu diketahui adalah, olahraga memegang peranan sekitar 20%, dan 80% sisanya tergantung dari apa yang kita makan sehari-hari. Maka bukan hal yang tidak mungkin ketika seseorang sudah berolahraga setiap hari dengan porsi yang berat, tetapi ia masih memiliki berat badan berlebih, jika ia tidak menjaga pola asupannya.

Perbanyak makan buah, sayuran dan minum air putih adalah hal yang mutlak. Hal ini tentunya sudah banyak kamu baca dari artikel lain. Tapi bagaimana jika kita memiliki kebiasaan menyemil dan sering lapar?
Perkecil porsi makan kamu, tetapi makanlah lebih sering!
Kenapa makan lebih sering?

Tubuh kita memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri, ketika kita makan semakin jarang, maka tubuh akan menghemat makanan yang masuk saat pembakaran dan menimbunnya. Sebaliknya, jika kita makan lebih sering, maka tubuh akan menyesuaikan diri dengan mencerna dan melakukan pembakaran lebih cepat. Tetapi jika kita makan dalam frekuensi tinggi dan dalam porsi besar, hal ini tentunya tidak lain dengan penumpukan lemak dalam tubuh yang menjadikan obesitas. Lalu bagaimana?

Maka dari itu, dengan meningkatkan frekuensi asupan dan memperkecil porsi makan kita, kita dapat menstimulasi tubuh agar melakukan pembakaran lebih sering tanpa merasa kelaparan.
Makanlah sekitar 5- 6 kali sehari dengan porsi mini, perbanyak minum air putih, dan perbanyak olahraga. Hal ini akan membantu dalam menurunkan berat badan tanpa merasa kelaparan.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare, Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

0 komentar:

Posting Komentar