Rabu, 11 Januari 2017

Pikir panjang dulu sebelum putuskan nikahi pemilik 8 kepribadian ini

Saat kita mencintai seseorang, kita memang harus belajar untuk menerima kekurangan-kekurangan yang dia miliki. Apalagi jika kita memutuskan untuk menghabiskan sisa hidup bersama mereka. Selain itu, orang bisa berubah seiring dengan bertumbuhnya komitmen yang sedang dijalani bersama pasangan.

Walaupun begitu, ada baiknya kamu memikirkan terlebih dahulu apakah kamu sanggung mendampingi orang yang saat ini sedang dekat denganmu hingga maut memisahkan kalian. Terutama jika orang-orang itu memiliki kepribadian seperti berikut.

Tukang bohong

Komitmen yang kuat dibangun dengan kepercayaan. Kalau dia sering membuat kebohongan-kebohongan kecil,

bukan tidak mungkin ada satu kebohongan besar yang dia sembunyikan darimu. Siapkah kamu memaafkan 'kejutan besar' yang dia siapkan untukmu?

Si narsis

Orang yang narsis cenderung menganggap diri mereka sebagai pusat dari segala hal. Mereka adalah orang egois yang selalu meminta diprioritaskan tanpa peduli seperti apa situasi yang sedang dihadapi pasangan.

Oportunis

Pria atau wanita oportunis diam-diam akan memanfaatkanmu untuk keuntungan pribadinya. Tak selalu dari segi finansial, yang pasti alasannya untuk bersamamu adalah untuk mendapatkan hidup yang mudah. Ini artinya kamu akan menjadi satu-satunya pihak yang banting tulang dalam mempertahankan hubungan ini.

Si 'korban'

Sama seperti si narsis, orang yang terbiasa menempatkan diri sendiri sebagai korban akan cenderung menyalahkan orang lain saat menghadapi situasi tak menyenangkan.

Kalau sudah begini, kamu akan jadi bulan-bulanan kesalahan setiap kali kalian menghadapi masalah bersama.

Pecandu

Boleh saja kalau kamu memutuskan untuk mendampingi seorang pecandu mengatasi ketergantungannya. Tetapi harap diingat, hidup seorang pecandu akan berpusat di sekitar ketergantungannya, entah itu terhadap judi, alkohol, obat-obatan terlarang, atau seks. Ini akan menguras emosimu habis-habisan.

Pria/wanita yang takut terhadap komitmen

Komitmen adalah dasar dari sebuah pernikahan yang solid. Bagaimana jadinya jika landasan ini saja sudah membuatnya takut setengah mati? Bisa jadi kamu akan menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk menunggunya cukup dewasa dan siap dalam menghadapi risiko dari sebuah komitmen.

Itulah beberapa jenis pemilik kepribadian yang harus kamu pertimbangkan baik-baik sebelum dipilih menjadi suami atau istri. Jangan sampai kamu menjalani kehidupan rumah tangga dengan pasangan yang salah.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare, Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

Related Posts:

  • Ciri-Ciri Cowok Playboy Ketika memilih seorang cowok untuk menjadi pasangan, tentu Anda memiliki kriteria cowok tertentu, mulai dari yang romantis sampai yang cuek abis. Memilih cowok tidak bisa sembarangan seperti ketika Anda memilih pakaian atau… Read More
  • Cara Ngebales Chat Mantan yang Minta Balikan Udah nemuin orang baru dan lagi dalam tahap PDKT, eh mantan tiba-tiba muncul dan ngirim chat minta balikan? Pasti kamu bakalan merinding deh bacanya. Apalagi seiingat kamu, mantan kamu itu udah “mati”. Jangan-jangan ini arw… Read More
  • 4 Tips Agar Percintaan Langgeng Jika ingin hubungan percintaan berjalan dengan baik, Anda harus banyak berkomunikasi dengan pasangan. Terbuka mengenai perasaan masing-masing merupakan salah satu cara berkomunikasi. Ada empat rahasia yang harus dilakukan a… Read More
  • Digosipin Sama Cowok yang Nggak Disuka Ini Cara Atasinya Jadi korban gosip itu emang nggak enak. Apalagi kalau digosipin pacaran sama orang yang sebenarnya nggak kita suka. Rasanya pasti malu abis dan bingung harus berbuat apa supaya gosip itu tidak menyebar. Hikss..Kalo digosipi… Read More
  • Lagi PDKT, Tapi Tiba-tiba Si Dia Ngejauh Hampir setiap wanita tentunya sangat menginginkan dirinya dipuja lelaki. Apalagi bagi mereka yang udah lama banget belum pernah pacaran atau udah lama putus pastinya seneng banget kalau ada yang PDKT. Apalagi si Dia yang PD… Read More

0 komentar:

Posting Komentar