Senin, 10 April 2017

Inilah Bahaya Membersihkan Telinga Dengan Terapi Lilin Secara Medis

Ear candling atau media terapi lilin ini dianggap bisa membersihkan kotoran di telinga. Bukan hanya itu terapi lilin ini juga dianggap sebagian masyarakat dapat memberikan efek rileksasi dan kotoran telinga menjadi bersih, bahkan dianggap juga beberapa penyakit bisa disembuhkan diantaranya penyakit vertigo, sinusitis, bahkan insomnia dan kurangnya pendengaran.

Sponsor: jasa iklan fanpage

Tetapi anda harus mengetahui bahwa penggunaan ear candling atau terapi lilin tidak dibenarkan khasiatnya secara medis, dan mengapa bisa demikian ? sedangkan penggunaan terapi lilin ini sudah banyak tersedia di beberapa salon-salon kecantikan, dan masyarakat justru masih banyak memilih terapi lilin ini karena sangat praktis dan buktinya terlihat bahwa kotoran telinga tersebut terangkat pada saat dibersihkan dengan ear candling ini, padahal apakah benar itu adalah kotoran telinga dari penggunaan lilin terapi tersebut dan tentunya kita harus tahu apakah penggunaan terapi lilin ini berbahaya bagi kesehatan atau tidak.

Ternyata menurut dr. Sosialisman, SP THT spesialis THT bedah di Ciranjang membantah kabar khasiat terapi lilin ini, menurutnya khasiat ear candling tersebut tidak dapat dibuktikan secara medis yang dimana serumen atau kotoran telinga adalah subtansi alami yang berada didalam lubang yang teksturnya lunak meski ada juga yang padat dan hal ini dipengaruhi oleh faktor keturunan. Serumen ini dihasilkan oleh sepertiga liang ditelinga yang berada di bagian luar serta liang telinga ini juga ditumbuhi dengan rambut-rambut halus yang gunanya untuk menghambat kotoran yang masuk dari luar telinga, sepertiga bagian luarnya memang mengandung kelenjar sebagai penghasil serumen. Namun perlu diingat adalah bahwa serumen itu tidak dimaksudkan sebagai penganggu namun sebagai bentuk perlindungan terhadap benda asing yang masuk kedalam telinga.

Dan begitu juga menurut dr. Soekirman Sukin, Sp. THT-KL(K),M.Kes Spesialis di RS Khusus THT-Bedah Proklamasi di Jakarta, mengatakan bahwa serumen yang dihasilkan telinga tidak mungkin bisa tertarik keluar hanya dengan terapi lilin yang bermodalkan panas yang keluar namun perlu dilakukan dengan pengambilan secara manual itupun sebaiknya harus dengan bantuan dokter THT, dan beliau juga mengatakan bahwa dari penggunaan terapi lilin tersebut bisa mempunyai efek samping berupa munculnya iritasi pada bagian liang telinga yang bahkan bisa memicu infeksi yang membahayakan. Terutama asap yang dihasilkan dari terapi lilin tersebut akan mudah masuk hingga ke telinga bagian tengah atau juga masuk kebagian dalamnya, dan perlu diketahui jadi tidak akan mungkin bisa menyembuhkan berbagai penyakit karena terapi tersebut hanya bekerja didaerah telinga luar. Kotoran yang keluar dari telinga yang didapatkan setelah penggunaan terapi lilin ini adalah hanya abu dari sumbu lilin yang terbakar tersebut.

Itulah seputar dari penggunaan terapi lilin yang harus diketahui masyarakat sehingga agar lebih memperhatikan perawatan telinga yang benar dan juga aman.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel DariTipsperawatanwajahdantubuh Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

★★★
Berminat Punya Toko Online dalam Format Fanpage Facebook? Segera Hubungi kami disini (https://goo.gl/T5nwn6)

★★★
Ingin Konsultasi Atau Beriklan di Portal Berita Kami? Cukup Click Link berikut ini (http://m.me/Tipsperawatankecantikandankesehatan)

0 komentar:

Posting Komentar