Sabtu, 11 Februari 2017

Yuk, cegah penularan HIV dari ibu ke anak dengan 2 cara mudah ini!

Penularan HIV dari ibu ke anak adalah penyebaran HIV dari seorang wanita yang terinfeksi HIV kepada anaknya selama kehamilan, persalinan, dan menyusui. Penularan HIV dari ibu ke anak ini disebut dengan istilah penularan perinatal. Penularan dari ibu ke anak menjadi penyebab paling umum bagi anak-anak yang terinfeksi HIV.
Sebenarnya risiko penularan virus dari ibu ke anak dapat dikurangi dengan dua cara yang melibatkan kesadaran dan keaktifan sang ibu. Pertama, wanita dengan HIV menerima pengobatan HIV selama kehamilan, persalinan dan pada situasi tertentu memiliki jadwal melahirkan secara sesar (disebut C-section). Kedua, bayi yang lahir dari ibu dengan HIV menerima obat-obatan HIV selama 6 minggu setelah lahir dan tidak mendapatkan asi dari sang ibu.

Sebenarnya semua ibu hamil sangat dianjurkan untuk melakukan tes HIV sedini mungkin. Ini sangat penting untuk menurunkan risiko penularan HIV dari ibu kepada sang bayi. Saat ini, sebagian besar orang berpikir melakukan tes HIV adalah sebuah aib. Padahal, tes ini bukan hanya diperuntukkan bagi mereka yang telah mengetahui dirinya terkena HIV positif.

Tetapi ini sebenarnya diperuntukkan bagi semua ibu hamil layaknya memeriksakan kesehatan pada umum. Jika semua ibu hamil bersedia melakukannya, maka ini akan sangat menolong bagi penurunan risiko HIV/AIDS pada bayi dan bahkan mungkin mampu menyelamatkan sang bayi dari infeksi virus.

Bagi ibu hamil yang memiliki HIV-Positif dapat dengan aman menggunakan HIV yang berfungsi untuk mencegah penularan virus dari ibu kepada sang calon bayi, dan juga untuk melindungi kesehatan sang ibu sendiri. Ada empat faktor yang dipertimbangkan saat memilih obat HIV yang digunakan selama kehamilan.

Pertama, kehamilan bisa menyebabkan perubahan dalam tubuh yang mempengaruhi bagaimana tubuh memproses obat-obatan HIV. Karena perubahan ini, dosis HIV yang diberikan dapat berubah selama kehamilan. Kedua, ada efek jangka pendek dan jangka panjang dari obat-obatan HIV pada bayi yang lahir dari ibu dengan HIV. Melansir dari aidsinfo.nih.gov, hingga saat ini obat HIV tidak terkait dengan cacat lahir.

★★★
Terima Kasih Sudah Membaca Artikel Dari Portal Berita Kecantikan Gifiskincare Mohon Berikan Like,Comment, Atau Share Jika Informasi Yang Kami Sajikan Bermanfaat.

Related Posts:

  • Cara Membuat Obat dari Kulit Buah Manggis Manggis merupakan sejenis pohon hijau abadi dari daerah tropika yang diyakini berasal dari Nusantara. Buah manggis mempunyai warna yang unik, warnanya merah keunguan ketika matang, dan ada juga yang bervariasi dengan kul… Read More
  • Ciri-Ciri Diabetes Tipe 1 Pada Anak Diabetes tipe 1 biasanya dialami anak-anak pada umur 10-13 tahun. Penyebab mengapa saat ini jumlah anak-anak yang mengalami diabetes meningkat adalah pergeseran gaya hidup. Karena gaya hidup yang tidak sehat inilah banyak t… Read More
  • 7 Makanan Sehat untuk Ibu Hamil Makan saat hamil memang nggak bisa sembarangan. Kondisi dari masing-masing wanita hamil juga beda-beda, bisa makan ini, tidak bisa makan itu, boleh makan ini, tidak boleh makan itu. Tapi apapun dan bagaimanapun kondisinya, … Read More
  • Manfaat Jus Plum Untuk Wanita Hamil Selama kehamilan, wanita disarankan untuk memperhatikan asupan makanannya, yaitu apa yang baik untuk dimakan dan apa yang sebaiknya dihindari untuk dimakan. Berbagai permasalahan umum saat hamil seperti kembung, mual, atau … Read More
  • Oleskan cokelat leleh, cara asyik sembuhkan memar di tubuh Memar yang ditandai dengan munculnya warna hitam atau biru di kulit sering terbentuk karena cedera. Sebab saat kamu terluka secara fisik, maka ada pembuluh darah yang rusak yang membuat darah keluar di bawah kulit. Terkadan… Read More

0 komentar:

Posting Komentar